Si pelupa sedang kumat. Berhubung si pelupa ini juga parno, makanya jadi berabe.
Biasanya, kunci lemari kumasukkan ke laci, lalu kunci laci yg kubawa2. Kemarin, laci udah terkunci, aku lihat tas yg untuk mengajar msh di atas meja. Sebelum pulang, tas ini kumasukkan ke dalam lemari, dan lemarinya aku kunci (memang nggak perlu anak kunci). Usut punya usut, ternyata kunci laci itu adanya di dalam tas yg tadi dimasukkan ke lemari!
Maka terjadilah. Kunci lemari ada di laci, dan kunci laci ada di dalam lemari. Baik lemari maupun laci dalam keadaan terkunci. Dooh!